Keberadaan kulkas sangat membantu dalam kehidupan rumah tangga. Dengan alat ini, bahan makanan yang dibeli di supermarket bisa disimpan di lemari es. Harapannya tidak perlu keluar rumah lagi dan membuat bahan makanan lebih awet. Namun perlu diingat bahwa tidak semua makanan bisa disimpan di lemari es.

Ada beberapa yang justru memperpendek umurnya dan bisa merusaknya. Akibatnya, makanan tersebut tidak dapat dikonsumsi dan dapat merusak bahan makanan lain yang juga ada di dalam lemari es. Berikut beberapa makanan yang tidak boleh disimpan di lemari es.

1. Telur

Menyimpan telur di lemari es mungkin merupakan hal yang biasa dilakukan. Namun, memasukkannya ke dalam lemari es bukanlah ide yang baik!

Saat Telur masih mentah, di dalamnya mengandung banyak air. Ketika telur-telur ini dimasukkan ke dalam lemari es, air di dalam es akan membeku. Air beku ini akan memecahkan telur. Jika retak, maka telur akan rentan terhadap serangan bakteri. Bukannya awet, telurnya malah busuk.

2. Susu

Agar susu tetap awet dan tidak rusak, sangat penting untuk memperhatikan cara penyimpanannya. Dibandingkan dengan minuman lain, susu merupakan minuman yang cukup rumit untuk disimpan.

Disimpan dalam lemari es pada suhu yang terlalu dingin dan dalam jangka waktu yang lama dapat membuat susu terpisah menjadi beberapa bagian. Saat dicairkan akan menjadi encer, semakin tinggi kandungan lemaknya, semakin banyak susu yang akan terpisah.

3. Mayonaise

Bagi Anda yang menyukai mayones dan ingin mempertahankan umur simpannya, sebaiknya simpan mayones Anda di tempat yang kering dan bukan di lemari es.

Menyimpan mayones di lemari es justru akan membuat mayones membeku dan keras. Jika Anda mencoba mengeluarkannya dan melelehkannya, struktur mayones akan berubah. Mayones akan pecah berkeping-keping dan akan menggumpal. Sangat tidak menarik untuk dilihat dan tidak enak untuk dimakan.

4. Daging Yang Telah Dikeluarkan Sebelumnya Dari Kulkas

Anda yang suka memanggang daging pasti akan membeli daging dalam jumlah banyak dan menyimpannya di tempat yang dingin seperti kulkas. Saat ingin memasak, Anda bisa mengeluarkan daging dari freezer dan didiamkan selama 30 menit hingga es mencair sebelum dimasak. Jika Anda menyimpan daging mentah langsung di lemari es, tidak apa-apa.

Masalahnya adalah ketika daging yang telah dimasukkan ke dalam lemari es, dikeluarkan untuk dicairkan, kemudian dimasukkan kembali, ini bisa menjadi masalah. Daging yang sudah dikeluarkan dari kulkas tidak boleh dimasukkan kembali ke dalam freezer. Hal ini berpotensi bakteri berkembang biak di dalam daging. Jadi pastikan terlebih dahulu daging apa yang ingin Anda masak dan berapa banyak.

5. Sayuran dan Buah Fruit

Perlu diingat bagi Anda yang memang ingin mengonsumsi sayur dan buah agar berhati-hati dalam memilih tempat penyimpanan. Menyimpan makanan ini untuk disimpan di lemari es bukanlah ide yang baik.

Sayuran dan buah-buahan mengandung air yang sangat tinggi. Memaksa sayuran dan buah untuk didinginkan akan menyebabkan air di dalamnya membentuk kristal es. Jika dicairkan, teksturnya akan menjadi lembek dan tidak bisa dimakan.

6. Pasta

Jika Anda ingin mencari alternatif makanan yang mengandung karbohidrat selain nasi, Anda bisa mencoba beralih ke pasta. Sama-sama mengandung karbohidrat, pasta jauh lebih menarik karena banyak jenisnya. Anda dapat memvariasikan jenis pasta yang ingin Anda makan dan ada banyak cara untuk mengolahnya. Namun, jangan menyimpan pasta di lemari es!

Saat Anda membeli pasta, pasta akan dibungkus dengan kemasan yang didesain agar kering dan minim udara. Sebaiknya biarkan pasta di dalam kemasan dan jangan dimasukkan ke dalam freezer. Simpan saja di tempat yang kering dan jangan terkena sinar matahari. Menyimpan di lemari es sebenarnya bisa membuat pasta menjadi berair setelah dikeluarkan darinya.

7. Kentang

Kentang sama-sama tinggi karbohidrat dan juga memiliki kandungan air yang tinggi. Jika Anda lebih suka kentang daripada nasi, jangan mencoba menyimpannya di lemari es. Jika Anda menyimpan kentang di lemari es, mereka akan menjadi lembek. Kentang yang sudah dimasak dan disimpan di lemari es tidak akan terlalu lembek. Lain halnya jika Anda menyimpannya mentah-mentah.

8. Makanan Goreng

Meski gorengan tidak begitu baik untuk kesehatan tubuh, nyatanya banyak orang mengonsumsi makanan yang diolah dengan cara digoreng. Rasa gorengan yang renyah dan gurih sulit untuk dilupakan. Sebagian besar makanan cepat saji bisa populer karena makanan yang digoreng ini.

Jangan ragu untuk makan gorengan dalam jumlah tertentu, tetapi jika ada sisa, jangan simpan di lemari es. Makanan yang digoreng kemudian disimpan di lemari es akan membuat makanan tersebut kehilangan rasa renyahnya. Oleh karena itu, kentang goreng dan nugget ayam harus segera disimpan setelah dibeli dari supermarket. Kalau digoreng dulu lalu disimpan di freezer, rasanya tidak enak lagi.

9. Keju

Sudah dijelaskan di atas bahwa menyimpan susu di lemari es harus ekstra hati-hati. Terlalu dingin dan terlalu lama bisa membuat susu pecah berkeping-keping dan membuatnya hambar lagi. Keju juga harus diperlakukan sama. Mengapa? Itu karena keju juga terbuat dari susu, jadi agak susah disimpannya.

Sebaiknya hindari menyimpan keju di lemari es. Saat waktunya makan, keju yang Anda simpan akan berubah bentuk. Keju yang awalnya padat berubah menjadi berair. Jika demikian, sulit untuk mengkonsumsinya. Ingin diolah dengan bahan makanan lain justru berisiko membuat makanan menjadi tidak enak.

10. Kopi

Jika Anda sangat menyukai kopi, tentunya Anda memiliki cadangan kopi di rumah. Di mana Anda menyimpan kopi Anda? Semoga tidak di kulkas. Baik dalam bentuk bubuk atau kacang, kopi tidak boleh disimpan di lemari es. Menyimpan kopi di dalam freezer dapat menyebabkan kopi mengembun dan rusak. Belum lagi bau tambahan di freezer yang bisa mempengaruhi kopi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *